I stop looking for someone

Bagai bumi dan bulan. Kutahu kamu ada, tp kita takkan pernah sejalan. Kalau namamu Fajar, harusnya aku Senja. Kita takkan pernah bersama. Meskipun mungkin dahulu kamu satu di hati, namun sekarang sudah tak lagi.

Iya, aku memang tak sebaik yang kamu kira. Kamu tak tahu kan kalau aku pernah temukan orang lain sepertimu. Sangat dewasa padahal dia masih muda.

Hei, tadi malam aku memimpikannya. Entah kenapa. Mungkin karena kemarin pagi aku menyimpan benak bahwa dia memang laki-laki yang hebat namun tak seberuntung itu. Entahlah. Tapi bisa jadi itu yang menghantarkan pertemuanku dengannya di dunia mimpi. Sayangnya, di sana, aku melihatnya dengan cincin di tangan kiri. Hatiku hancur. Bahkan saat sadar, aku masih patah hati.

Kemudian aku berpikir dengan benakku ini. Well, sepertinya hidupku akan indah saat aku tak mencari siapapun dalam hidupku. Kamu telah dengannya, dan orang yang mirip denganmu kini entah dimana. Kupikir memang cukup. Cukuplah saja. Aku tidak ingin Allah swt cemburu pada perasaanku yang hina ini. Sudahlah aku cukupkan saja. Aku ingin tenang.