Dispepsia VS Maag

Well, alhamdulillah setelah sekian lama saya bisa berkunjung dan menulis di sini lagi. Oke, di website ini, sekarang saya ingin share tentang Dispepsia.

Simpelnya, Dispepsia berasal dari kata Dis dan Pepsia. Dis artinya ‘buruk’ atau ‘salah’ sementara Pepsia berarti ‘pencernaan’ dalam bahasa Yunani. Jadi jika disatukan, maknanya adalah Pencernaan yang buruk.

Lalu bedanya dg maag apa?

Beda, kalau maag ada gangguan pencernaan atau penumpukan asam lambung yang tinggi dan gangguannya hanya seputar lambung saja. Lain halnya dengan Dispepsia, ini diakibatkan oleh maag yang sudah akut 😦 sehingga bukan hanya maag alias lambung yang ‘terluka’ tapi seluruh anggota organ pencernaan.

Idiiih, serem ya.

Nah, hari senin, aku divonis Dispepsia oleh dokter. Wallahu ‘alam ya. Laa ba’asa, thohuron 🙂

Dari semua gejala dispepsia yang aku baca di internet seperti sesak napas, mual dan malas makan, lemas, dan stress. Aku cuma mengalami mual dan malas makan, perasaan selalu kenyang atau mudah kenyang dan lemas. Ya, akhir-akhir ini aku memang lemas tapi fase lelahku sudah lewat beberapa bulan lalu.

Entahlah memang harus istirahat saja. Semoga kalian yang membaca blog-ku selalu sehat dan waspada dengan semua gejala aneh di tubuh kalian ya.

Be happy dan keep healthy 🙂

Advertisements