Acne Story with Mineral Botanica #1

Hai

Halo

Halo

Hai

Ketemu lagi nih sama dyah. Well hari ini alhamdulillah akhirnya aku beli Acne Care Serum dari Mineral Botanica. Hm, aku tau produk MiCa pertama kali dari temen aku, berupa lipstick. Nah, karena aku sempet mau berhemat dan stop ke dokter akhirnya aku browsing-browsing Skin care apa yang cucok, aman dan terjangkau. Well, pilihanku jatuh ke Acne Care Mica.

Gatau ya, kayanya hatiku tergerak untuk beli produk lokal ini. Yup, MiCa adalah brand asli Indonesia. Kalau kamu berselancar di dunia maya, kamu pasti akan menyangka MiCa adalah produk buatan luar, atau tepatnya Korea. Emang sih, dari packaging nya produk ini unyu banget kaya produk Korea. Kemasannya pun cenderung pastel, bener-bener manis banget.

Untuk percobaan perdana, berbekal pengalaman orang lain dari hasil browsing, aku memutuskan beli Acne Care Serum.

Ini nih si MiCa lagi foto sama temen-temennya.

Aku dapetin produk ini di Borma Dago. Aku iseng aja, nyari sambil jalan-jalan, taunya ada dong! Bahkan ada counter resminya. Ada mba-mba spg nya juga, ini nilai plus karena kita bisa diarahkan oleh mba-mba ini.

Aku beli Serum yang total berisi 15 ml ini dengan harga IDR 83900. Widih, cukup lumayan emang. Semoga hasilnya berbanding lurus dengan harga ya.

Oke, sekarang aku mau bedah isi dari MiCa Acne Serum ini.

Penampilan

Acne care MiCa punya cover yang feminin banget, pink. Aku suka deh sama penampilan fisiknya yang lucu banget. Selain itu, dus dari MiCa ini punya motif bunga di dalam dusnya. 

Nambah lucu kan?

Komposisi dan Cover

MiCa ini tenar banget dengan ciri mereka yang no animal test dan no paraben. Ini jadi nilai plus mereka.

Komposisi MiCa terletak di dua bagian. Di dus seperti yang ada di atas dan di botol fisik Acne Serum. Dus MiCa licin dan punya kesan mahal. Sementara penampilan fisik botol Acne Serum terlihat mahal, namun sebenarnya sederhana. Botol Acne Serum berbahan plastik dengan cover merk dan komposisi dari kertas yang dilapisi plastik. 

Aku sih pas buka kemasan botol Acne Serum ini sangat hati2 karena aku ga ingin kemasannya rusak. Tapi, aku suka kemasan botol ini, terbuat dari plastik sehingga ga bikin botol mudah pecah dan ringan beut.

Isi dan Kegunaan

Well, seperti yang udah aku sebutkan di atas, Netto dari si cantik Acne Serum ini 15ml. Terdengar sedikit padahal dengan penggunaan secukupnya, kuyakin ini bisa bertahan sampai 2 bulan. 

Penampakan Acne Serum ini cair, teksturnya polos dan ringan seperti air pada umumnya, namun ini agak sedikit lengket jika bersisa di tangan. Jadi kalau mau aplikasikan bisa diatur menjadi sangat sedikit aja sob.

Nah, fungsi dari Acne Serum ini adalah untuk membuat wajah cerah dan bersih karena serum ini mengandung colagen, vitamin C dan anti oksidan.

Review dari blog lain bilang bahwa produk ini bisa membuat jerawat kempes.

Aku baru coba tadi malam, satu kali. Review apakah ini berfungsi dengan baik dan hasil dari penggunaan akan aku update lagi ya. Semoga usahaku kali ini dengan MiCa bisa dapet hasil positive.

Thanks for visiting 🙂


Potret Edukasi

Hari pendidikan nasional memang masih lama, namun Februari ini aku cukup mengalami pengalaman seputar edukasi yang pantas membuatku termenung dan merenung.

Hari itu Rabu, 22 Februari 2017, aku mengambil cuti kerja karena mengikuti sebuah kegiatan sukarelawan yang bertujuan untuk menebar inspirasi. Sasaran kami ada Sekolah Dasar di Kota Bandung. Harapan kami, sehari mengajar selamanya menginspirasi. Menularkan mimpi setinggi langit dengan semangat membumi.

Pagi itu masing-masing dari kami mengawali hari dengan pergi ke sekolah tujuan kami masing-masing. Alhamdulillah aku ditempatkan di sebuah sekolah dasar di perbatasan Kota Bandung. Cukup sulit bagi kami pagi itu untuk menemukan sekolah yang dituju.

Bukan sekolah baru, namun sekolah itu menempati bangunan yang baru satu tahun. Pertemuan kami hari itu cukup singkat. Pembukaan di pagi hari dan penutupan di siang hari. Akhir pertemuan kami ditutup oleh testimoni Ibu Kepala Sekolah yang membuatku diam dan perhalan flash back sambil mensyukuri yang telah menjadi nikmat dihidupku.

Aku bersekolah di Sekolah Dasar Percobaan Negeri yang berlokasi di tengah kota, aku menikmati fasilitas yang cukup dan tentunya tidak pernah tertinggal informasi. Hampir setiap semester kami diikutkan lomba antar sekolah. Beberapa piagam penghargaan sampai piala lomba pun banyak kami kantongi. Di usiaku dulu, aku tidak yakin SD lain mempelajari fisika dan biologi yang tidak disatukan dalam IPA. Kami juga memiliki tingkat percaya diri tinggi untuk masuk SMP Negeri.

Dulu, aku pasti lupa bersyukur.

Pertemuanku dengan banyak pihak di SD itu, membuatku sadar dan mulai bersyukur. Bisa masuk SMP Negeri favorit di kota Bandung juga membuatku bersyukur. SMA Negeri kemudian Universitas Negeri juga membuatku bersyukur.

Aku bersyukur memiliki cita-cita semenjak aku kecil (dokter, tidak tercapai). Adik-adik yang kemarin bertemu denganku belum semua memiliki cita-cita. Beberapa dari mereka malah mengatakan nama-nama tokoh sinetron. Well, aku bilang pada mereka, “Ya sudah kalian jadi artis aja”. Mereka hanya menjawab, “Engga atuh Bu, da kita mah apa. Ga mungkin jadi artis.”

Well, tag line kami dari kelas inspirasi adalah menularkan semangat cita-cita setinggi langit. Kami tularkan semangat dan harapan. Banyak dari para inspirator yang berangkat dari keterbatasan, kita tularkan semangat untuk bangkit.

Aku pribadi berterima kasih pada Allah dan mama papa karena aku punya kesempatan sampai sejauh ini mengejar cita-cita. Citaku kini mengikuti jalan hidup yang kutempuh. Memang aku bukan berangkat dari Fakultas Kedokteran, tapi sama seperti dokter akupun ingin bisa melakukan pengabdian membangun negeri, mewujudkan cita-cita bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa. Mengantar tunas bangsa ke pintu gerbang edukasi, edukasi yang terarah, yang bisa bijak menghadapi tantangan jaman dan globalisasi. Besar harapanku untuk menuntun tunas ini sampai tumbuh berkembang, sampai mereka juga mengembangkan tunas yang baru.

Bisa? InsyaAllah, yang penting aku sedang berusaha melakukannya.

Wallahua’lam bish shawab.