Panduan Menulis Esai: Fulbright (Study Objective)

Panduan Menulis Esai Fulbright Study Objective

Learn for the Future

DSCN6483Tulisan ini akan mencoba membahas satu esai yang diminta dalam melamar beasiswa S2 dan S3 Fulbright, yaitu Study Objective.

Untuk pelamar beasiswa S3 Fulbright ada satu lagi yang diminta, yaitu research proposal. Bagi teman – teman yang tertarik ingin melamar beasiswa S3 Fulbright, bisa lihat contoh research proposal di link dibawah ini:

Contoh Research Proposal S3 untuk melamar beasiswa Fulbright.

Langsung kita bahas saja ya.

Bila dilihat, formulir aplikasi beasiswa S2 dan S3 Fulbright termasuk sederhana dibandingkan dengan formulir aplikasi beasiswa lainnya yang biasanya berlembar-lembar. Ini juga berlaku untuk bentuk esai yang diminta, hanya satu, yaitu study objective. Jika sudah lulus sebagai principal candidate, biasanya nanti akan diminta menuliskan satu esai lagi yang bernama personal statement. Dalam kesempatan ini kita hanya akan membahas esai study objective agar bisa dijadikan panduan oleh teman-teman yang berniat melamar beasiswa S2 dan S3 Fulbright. Perlu diketahui, beasiswa Fulbright selalu dibuka setiap tahun dengan deadline…

View original post 1,461 more words

I lost it..

Iya, aku kehilangan notes eBdesk-ku. Sedih. Itu kan yang pertama kali nemenin aku di eBdesk. Masi bagus da, lecek dikit plastiknya dan alhamdulillah penuh. Di dalemnya aku pernah nulis goal 2015. MasyaAllah kok bisa gak ada? Terakhir lihat, ada di kosan pas aku pindah sementara. Sekarang setelah balik lagi ke kamar, kok ga ada ya? Astagfirullah. Semoga ikhlas deh. Kaduhung gini. Kehilangan memang tidak enak. Maaf ya notes, whereever you are… I will always remember you. Maafin aku udah bikin kamu hilang. Memori kamu tetep ada di benakku kok. Still looking for you.
Semoga kamu kaya sepatu crocs aku yang tetiba ada di bawah karpet. Love you notes.

Alay, tapi ini emang suara hatiku. Sense of belonging nya emang yahud.