Floating Market Lembang

Ini udah kali kedua aku main ke Floating Market Lembang. Sebetulnya sih sama sekali ga punya niat untuk main ke sana, soalnya baru juga tahun lalu main ke sana. Tapi karena harus survey untuk acara keluarga, maka tanggal 2 januari  kemarin saya ke sana. Well, saya ga habiskan banyak waktu ko, cuma kurang lebih 2 sampai 3 jam aja.

Oke, what I wanna share here are:

  1. Route to Floating Market Lembang
  2. Entry ticket price
  3. The attractive objects (you can find there)
  4. The yummy and palatable foods (you can eat there)

Here the story goes then…

1.Jalan ke Lembang

Okay, kurang lebih udah setahunan deh saya ga main ke Lembang, soalnya kalo ga ada occasion tertentu ya saya ga ke sana. Okay untuk kamu yang ingin ke Lembang dari arah Bandung, kamu bisa menempuh jalan pasteur terus belok di jalan surya sumantri, nanti bisa tembus ke geger kalong. dari geger kalong langsung ke atas arah ledeng kemudian terus ke lembang. Tapi guys, biasanya lewat sukajadi, dago resort atau ledeng sangat rawan macet. Jadi di sini saya akan ajukan jalan alternatif. Ini rahasia ya, hehe. Yup, kamu bisa lewat Punclut. Nanti akan tembus di pasar lembang.

Posisi punclut ini ada membentang dari RS Dr. Salamun Ciumbuleuit ke atas sampai daerah cijeruk, sebelum pasar lembang. Nanti kamu ambil arah jalan sebelah kiri ya. Jangan ke kanan bawah karena akan lebih jauh dan jalannya lebih kecil. Lumayan lah, kamu bisa berhemat waktu dengan jalan lewat sini. Jalan punclut ini ltidak terlalu besar, bisa muat sekitar 2 mobil. Tapi tetep jalannya mepet banget kalo ada dua mobil mini bus saling berhadapan alias bersinggungan. Yah well, minimal harus lipat spion dulu lah kalo kita bersinggungan dengan mobil arah sebaliknya.

Kalo kamu mau sehat wal afiat, kamu juga bisa banget lho untuk mencoba ‘jalan kaki’ dari Rumah Sakit Dr Salamun sampe ke atas. Sebelum lembang, kamu bisa istirahat dulu di deretan rumah makan sepanjang punclut, di depan kantor pemancar radio. Di sana ada deretan rumah makan yang mayoritas sih nawarin makanan khas Sunda.

Setelah sampai pasar lembang, kamu bisa arahin kendaraan ke arah kiri. Cuman sejalur sih, tapi fokus di kiri ya. Ga jauh dari pasar lembang, sekitar 5-10 menit udah bisa nyampe ke daerah Situ Umar, tempat dimana lokasi Floating Market berada.

2. HTM Floating Market

Harga tiket masuknya adalah Rp 20.000. Saya ga inget harga tiket masuk untuk anak-anak, kalo ga salah harganya Rp 10.000. Tiket parkirnya Rp 10.000 untuk mobil biasa dan Rp 20.000 untuk mobil bus.

Tunggu, tunggu, kamu ga akan nemuin gapura n ticket box gitu. Yang bakal kamu liat ada para admin yang udah siap sedia bawa tiket masuk dan karcis parkir.

Dan jika menurutmu harga tiket terlalu mahal, maka kamu ga boleh suudzon guys. Rp 20.000 udah include voucher untuk minuman. Yummy. Minumannya ada yang dingin, ada juga yang panas. Aslinya panas lho. Tapi cocok karena suasana di FM (Floating Market) ini dingin-sejuk gitu. Jadi meskipun panas, bisa cepet dingin kok.

3. Objek apa aja yang ada di sana?

Well ngomongin soal objek yang ada di sana… I found a lot of new objects there. Ada perahu-perahu dari dayung sendiri sampe pake motor boat. Terus ada juga bebek, dulu bebek dikasi makan gt, sekarang cuma ikan aja yang dikasi makan. Ikannya, ikan mas yang dumbo super banget. Celangap terus mereka, gede banget. Aku sih khawatir mereka lompat aja, ngeri kan. Serem. Kasian juga, keabisan nafas ntar.

Nah, ada juga tempat penyewaan baju korea dan jepang. Kamu bisa pake kostum itu sambil jalan-jalan di sana. Harganya aku ga inget sih. Sekitar Rp 75.000. Yah mirip-mirip farm house aja, cuma bedanya di farm house tuh nyewain baju Belanda.

Terus ada juga kereta mini, aku ga inget sih tentang kereta mini ini. Aku udah dua kali ke sana, ga inget ada kereta mini-nya.

Terus untuk temen-temen yang ga suka sama ikan atau bebek, kalian bisa liat kelinci. Tahun kemarin aku ke sana ada kelinci sih tapi entah ya sekarang, ada atau engga. Hehe.

Ada ATV dan flying fox juga guys di sini. Jadi kaya wahana baru gitu. Tempatnya di belakang bagian atas. Jadi masi jalan terus ke belakang n naik tangga.

The last but not least di sana ada danau buatan yang guede banget. Dulu kan FM ini bekas Resto Situ Umar yang ada tempat pemancingannya. Nah, sekarang ini tempat pemancingan disulap jadi danau buatan tempat kita main perahu.

4. What a tasty food

Well, kurang rasanya kalo kita ga icip-icip makanan di FM. Aku sih belum pernah ya makan di resto (berbentuk rumah joglo) di sana. Menurutku yang wajib itu adalah icip2 makanan di pinggiran danaunya guys. Ini the real floating market, pasar apung.

Makanan yang disajikan dengan rata-rata dus makanan ini emang sengaja diformat untuk take away. Dibentuk macem mau dibawa pulang gt. Tapi kamu bisa menikmati makanan yang kamu beli itu di bangku2 kecil sekitar danau. Menunya berbeda-beda di setiap perahu. Menu andalan aku sih pisang goreng, hehe. Enak banget, serius. Cocok banget makan pisang goreng, cuaca sejuk, angin sepoi-sepoi. Juara.

So guys, yuk main ke bandung. Bandung Juara. Mumpung masi ada aku lho, hehe. Siapa gw?

Sst, diantos ya everyone 🙂

Oia… di sna main perahu dan jajannya ga pake uang cash ya. Kamu bisa tukar uang cash kamu dengan koin2. nanti kalo jajannya kembalian, akan dikembalikan dengan koin juga. But, jangan nuker kebanyakan karena koin ga bisa diuangkan kembali. So, bisa dihitung dulu ya, kalau koin kurang kan gampang tinggal tuker lagi aja.

Ini oleh-olehku dari FM:

This slideshow requires JavaScript.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s