Smile aja

Halo sabtu, harusnya saya keluar untuk cek ini itu, tapi apa daya kemacetan parah di dipati ukur hari ini membuat saya lelah. Semoga ada kesempatan cek ini itu lagi nanti.

Oke, night, saya mau cerita tentang curhatan teman saya. Ini prasangka dari sang teman. Jadi wallahu alam ya.

Oke, menurut teman saya, di kantor dia ada seorang cowok, rekan kerjanya. Asalnya mereka dekat sebagai teman, ga lebih. Tapi ya fitnah pasti ada, saat teman cowoknya ini menikah berhembus angin yang tak sedap bahkan katanya sampai sekarang. Jadi mungkin karena penampilan teman cowoknya ini menarik, banyak yang menyimpulkan teman saya ini suka dengan teman cowok tersebut. Padahal teman saya ini sudah punya calon suami dan dari dulu saya tahu pasti teman saya ini sangat menjaga diri dari lelaki. Teman saya ini memang tidak pacaran meskipun sudah punya calon pendamping. Katanya insyaAllah mereka akan segera menikah setelah teman saya ini berhasil mendapatkan beasiswa impiannya.

Saya sebagai temannya sadar betul teman saya sedang dalam masalah. Namun satu nasihat saya.

Cantik, sholehah, bageur, pinter… Fokus sama 5 cm di depan kamu. Kamu beruntung punya lelaki baik yang memilih kamu dan bersedia menunggu sambil bersama melayakan diri kalian. Kamu beruntung punya keluarga dan teman yang mendukung cita dan cintamu. Jika kamu tidak merasa tuduhan itu benar, lanjutkan hidupmu dan tetaplah bahagia.

Cantikku, sholehah, diam dan tetap tersenyum, redam amarahmu. Tetap setia untuk Tuhanmu. Bahagia dan berdoalah semoga Sang Maha Kasih, Illahi Robbi swt, menunjukkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah.

Cantik, tetaplah berjuang. Jadi kesayangan semua. Kesayangan Mama Papa. Kesayangan Allah swt.

aamiin

πŸ™‚

Smile ya cantikku

Advertisements

Lelah, Serba Salah

Aku kadang capek ih. Aku tahu bahwa sesuatu sedang terjadi. Tapi aku ga bisa apa2 karena itu terjadi di belakangku. Aku capek aja jadinya.

Aku juga ga bisa ngelakuin apapun sih pas sesuatu terjadi di depanku. Makanya aku milih diam dan membiasakan diam.

Untuk semua yang terjadi di luar kekuasaanku, aku pasrahin sama Allah aja.

Nasihatku cuma satu,

Kamu punya kesalahan dan temanmu punya mulut.

Jangan pernah “percaya” dengan orang yang membicarakan hal buruk orang lain di depanmu karena kamu ga bisa menjamin dia ga akan membicarakan hal buruk tentangmu di depan orang lain.

Hmmm. Orang jaman sekarang, Allah cuma dimulut aja. Astagfirullah semoga Allah melindungi aku dari sifat demikian. Udah ah fokus dulu. Diantara mereka masih banyak kok yang sayang sama kamu. Fokus aja sama orang yang sayang kamu.

*peluk keluarga satu2*

*peluk sahabat satu2*

*peluk calon suami nanti aja kalo udah nikah* πŸ˜€

Hmmm what should I do now?

Smile πŸ™‚

Terus… Belajar lagi… Bangun2… Eropa nunggu noh… Semangka!

Good bye for now Ausy.

Australian Awards sudah diumumkan. Hasilnya?
Description: Description: 7EE556D9-15AF-488D-879C-FC51DA3644E0@adsafrica

13 Juli 2016
Miss. Dyah Kania Pitaloka
Griya Ranca Indah 1 Blok A2 No 7 RT 05 RW 04,Kelurahan Jelegong Kecamatan Rancaekek,

Bandung – JABAR

40394

 

 

Re: Australia Awards Scholarship 2016 shortlisting result
 
Dear Dyah Kania Pitaloka,
I am writing to inform you that your application was not successful in the 2016/2017 round of the Australia Awards Scholarships. 
As you know there are 300 scholarships available in the 2016/17 application round, however this year the competition for shortlisted places was again highly competitive with 3,300 applications received. 
The selection process was conducted by an independent panel consisting of Indonesian and Australian academics. The Indonesian academics are especially selected for their experience and knowledge of both the Australian and Indonesian University sectors.
Selection is based firstly on academic merit and English language proficiency (IELTS or equivalent scoring).  In addition however, applications are sorted according to AusAID principles of equity.  This ensures gender, geographic location and the candidate’s focus of study are also taken into account in deciding upon the shortlist of Australian Development Scholarship candidates. 
Thank you for applying in the 2016/17 application round.  
I would encourage you to follow other scholarship opportunities on http://www.australiaawards.gov.au.  Please note that any further communication will only be responded to via email.  Please send any further queries to info@australiaawardsindo.or.id with the Subject:  Australia Awards Shortlisting 2016 Query
 
Yours faithfully

Description: Description: Description: FadilSignature
Fadhil Baadilla
Awards Cycle Senior Manager

Australia Awards Scholarships – Indonesia

I am now redirected again. I will have a new start from now.

Ayo fokus ke ielts dulu. 8 InsyaAllah. Aamiin.

Ya Allah, smg kau memberi yang terbaik πŸ™‚

Sabtu Bersama Bapak

Harga diri kamu datang dari dalam hati kamu dan berdampak ke orang luar.
(Nasihat Bapak yang diingat Saka)

Rencana, rencana, rencana.

(Nasihat Bapak yang diingat Satya)

Hari ini saya menonton film Sabtu Bersama Bapak. Film ini diangkat dari novel berjudul sama karangan Aditya Mulya, penulis yang terkenal lewat karyanya Jomblo. Saya awalnya tertarik membaca novelnya, namun kesibukan saya belakangan ini jelas membuat saya tidak bisa membacanya. Maka setelah menonton trailer film ini, saya langsung memutuskan untuk menonton film ini, sama mama.

Film ini dibuka dengan adegan persis sama dengan trailer. Gunawan (Abimana) yang terserang kanker bersama sang istri, Itje (Ira Wibowo), mulai membuat video yang berisi pesan masa depan untuk anak mereka Satya (Arifin Putra) dan Saka aka Cakra (Deva Mahenra). Setelah tumbuh dewasa, Satya menerapkan seluruh titah sang ayah. Begitupun Saka yang menurut nasihat ayahnya bahwa menikah itu harus menjadi lelaki yang kuat. 

Apakah pesan Bapak setiap hari Sabtu mampu membuay Satya menjadi ayah dan suami yang baik? Apakah Saka dapat menjadi lelaki dan imam yang kuat untuk mendapatkan jodoh yang baik? Apakah Itje mampu mengantarkan anak-anaknya ke jenjang kuliah dan bahtera pernikahan? 

Pertanyaan di atas akan dijawab penuh di film berdurasi kurang lebih 2 jam ini. Selain itu ada banyak nasihat dari Sang Bapak untuk anak-anaknya yang bisa jadi membuat penonton tergugah dan semoga terinspirasi.

Intermezo

Tadi aku sama mama nonton di XXI Ciledug, pas aku sama mama lagi nunggu untuk masuk ke studio 4, ada Deva Mahenra dan Arifin Putra keluar dari studio,,, kyaaaaa πŸ˜€

Well, karena no pic is hoax, maka saya foto aja ah untuk bukti. Aduh ya, ga nyangka.

Yang jelas, film Sabtu Bersama Bapak ini punya cerita mirip dengan hidup saya. Saya sangat dekat dengan Papa. Papa pun banyak memberi saya nasihat, wasiat dan inspirasi. Dari mulai kerja dulu baru dapat makan, mencari sepatu kamu sendiri sampai Papa meminta anak-anaknya untuk punya cita-cita, rencana masa depan dan bisa menempuh pendidikan dan karir harus lebih, minimal setingkat yang Papa raih.

Aku masih inget, Papa bilang Papa seneng lihat aku ngaji. Papa seneng aku menurup aurat. Papa seneng lihat aku bangun malam dan belajar. Papa seneng aku punya inisiatif. Papa percaya aku. Aku janji sama diriku sendiri dan Tuhan, Allah swt, bahwa aku sudah tulis mimpi dan cita-cita aku, aku sedang berusaha menembus itu sebelum batas waktuku.

Aku bersyukur karena Allah sudah kasih aku keluarga, teman dan orang yang ada di sampingku untuk percaya dan mendukungku.

Makasih, untuk seseorang yang bilang bahwa dia percaya kalau aku bisa tepatin janjiku ke Papa. Seseorang yang cerewet bahwa aku cukup hanya serius dan fokus. Seseorang yang selalu bilang bahwa aku hanya terlihat lemah, tapi dia percaya bahwa aku sebetulnya kuat.

Duh, jadi OOT. Yang jelas, selama orang tua masih ada, aku janji sama Allah, aku yang akan kuat, aku yang akan ada di depan, aku yang akan bahagiain Mama dan Papa di dunia dan akhirat. Kalau Papa bisa, bi iznillah, semoga Allah layakan aku agar aku bisa dan aku akan jadi istri dan ibu yang baik untuk anak-anak dari lelaki yang percaya sama aku. Aamiin.

#RinduAyah

Itikaf

Ramadhan sudah berlalu, sedih. Saya sih sedih ya karena belum maksimal dan puas untuk memanfaatkan momen indah ramadhan. Di mana, setiap huruf al quran yang kita baca akan diganjar 10 kali pahala, dibukakan pintu ampunan oleh Allah, pahala dilipatgandakan, pintu surga dibuka lebar, dan masih banyak lagi obral pahala dari Allah swt.

Nah, 10 hari terakhir Ramadhan adalah 10 hari paling ditunggu karena ia adalah hari saat turunnya Lailatul Qadar, malam seribu bulan. Saat semua dosa kita diputihkan dan diganjar pahala 1000 bulan. MasyaAllah.

Di 10 hari terakhir itu, mesjid-mesjid senantiasa ramai dengan kegiatan itikaf, beribadah semalaman menunggu datangnya malam seribu bulan. Kegiatan itikaf di setiap masjid berbeda tergantung panitianya. Ada yang hanya menyediakan fasilitas masjid saja sedangkan amalan sepenuhnya diserahkan pada peserta itikaf. Ada pula masjid yang betul-betul mempersiapkan agenda itikaf dengan sempurna.

Dari semua mesjid yang ramai dikunjungi dan menyediakan agenda itikaf di Bandung, saya ingin mengulas Itikaf Mesjid Salman ITB. Mesjid legendaris ini mengusung tema Semarak Ramadhan 1437 H. Itikaf yang diadakan pun memiliki banyak kegiatan. Dimulai dari Shalat Tarawih berjamaah, istirahat, Qiyamulail (Shalat Malam), sahur, Sholat Subuh, Kajian Ayat Semesta, kegiatan bebas, Kajian Dhuha, Shalat Dzuhur, Tahsin, Shalat Ashar, Kajian Sore, dll. Well, kegiatan yang dilaksanakan setiap harinya sangat padat berisi. Menurut saya, harga yang dibandrol sebesar 20k untuk pendaftaran dan itikaf kit ini ga bikin kantong bolong. Harga dengan ilmu dan amal yang kita dapat sangat ga sebanding karena kita mendapatkan harta dunia dan akhirat. Untuk teman-teman yang ingin mendapat fasilitas makan sahur, teman cukup membayar 15k. Air minum, teh, gula, energen sudah tersedia teman.

Itikaf Kit

Well, betul deh ga rugi menghabiskan malam mendekatkan diri dengan Allah swt. Menambah sahabat dan saling berbagi pas kegiatan ini sangat terasa. Yang jelas, jika bertemu ramadhan lagi tahun depan, bismillah, semoga bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat dan merasakan kenikmatan dekat dengan Allah swt. Jika sudah menikah, semoga bisa saling menyemangati untuk ibadah bareng.

Aamiin.

πŸ™‚ :*

Kembang

Today, I met you, bringing the flower you like the most, Rose. I held my tears and wishpered in my heart, “No worries, I do really believe that Allah will keep me safe here.”

Still struggling to reach our dream here. Bismillah πŸ™‚

Fokus

Well setelah berbagai kejadian di Ramadhan ini, saya memutuskan untuk tak terlalu pakai hati dan perasaan, saya punya akal dan akal saya seharusnya bisa menyeimbangkan perasaan saya.

Saya masih harus fokus dalam mengejar dan mewujudkan impian saya. Jika kita melangkah, kita pasti bisa sampai ke tujuan kita. Maka sudah menjadi keputusan saya untuk fokus mewujudkan semua impian saya.

“Keep your dream alive and you will survive” – 5 cm