Ke Dokter Kulit Part 3 #latepost

Aloha
Assalamualaykum ww
Apa kabar?
By the way, tampilan wordpress berubah ya? Yeay! Jadi oke, lebih light dan cepat, ini namanya sederhana tapi mengesankan 🙂
Keren programmer-nya, terbaik!
Okay, saya mau bahas kunjungan saya ke RS. Immanuel pada minggu lalu (21/11/15). Itu adalah kunjungan saya ketiga kalinya.
Saya pergi pukul set 8 pagi dari rumah dan sampai di sana pukul 8an. Saya langsung daftar di registrasi lt. 1 seperti biasa. Kemudian setelah registrasi dan antri untuk pembayaran, saya naik ke atas. Ke lt. 2 tepatnya ruangan 208. Registrasi ulang dengan kasih bon ke suster dan saya mendapati saya di antrian pertama. Wow.
Karena katanya jam prakteknya kemungkinan jam 9, so saya jalan-jalan dulu.
Eh, baru aja saya keluar pintu, ternyata dokternya papasan sama saya. Well, karena saya haus, jadi saya beli minum dulu, alhasil, saya kebagian antrian nomor 3. Ga masalah sih tapi,, yaa.. Saya jadi bisa ngerjain part reading placement test ielts dulu di sana waktu itu.
Ok, singkat cerita, sang dokter pas saya masuk tampak puas ketika lihat wajah saya. Beliau bilang sudah bagus, lanjutkan! Beliau tanya kapan saya mau tindakan? Peeling? Hmmm, haha. Dalam hati saya jawab, mau beli hape dulu dok. Hehe. Saya saya, ada-ada aja. Kemarin karena cream oles masih ada, saya diminta minum vitamin. Pas bayar obat antibiotik dan vitamin saya langsung lemes. Akhir bulan, mendadak uang melayang. Hiks. Ikhlas ikhlas.
Well, kunjungan ke 3 ini saya dikasih obat: Clindamycin (Antibiotik) dan Truxanthin (Vitamin Anti Oksidan). Okay, semoga berdampak positif. Aamiin.
Sampai jumpa, insyaAllah minggu depan ke sana lagi 😀
Semoga ada rezekinya :))

Oia nih tulisan saya sebelumnya tentang perawatan wajah:
satu dan dua

Advertisements

Wanita Idaman Lain

Di kantor, anak-anak cowo ada yang over excited pas liat foto perempuan cantik di sosial media. Saya sempet heran sih, kenapa? Padahal dari mereka ada yang sudah punya anak, istri, pacar atau tunangan. Well, sekarang sy berada di sebuah angkutan umum, si bapak teman si bapak pengemudi suka buka fb. Usianya sudah sepuh, dia suka lihat akun perempuan cantik. Haha. Katanya istrinya cemburu berat. Si bapak driver nasihatin katanya meskipun fb cuma dunia khayal, tp ada batasnya. Jadi wajar aja kalo istrinya cemburu. Ada suatu kejadian, temen sma saya berantem parah sama pacarnya gara-gara si pacar punya foto cewe-cewe cantik. Salah satunya adalah teman smp kami. Temen saya langsung bilang ‘kalau artis sih, gue ga masalah tapi kalau dia?’
Yap, pacar temen saya ini ga tau kenapa punya foto-foto temen smp kami, who is temen baik saya pas smp. Setahu saya temen baik saya pas smp ini memang senpat ditawari jadi foto model majalah. Tapi, dia ga ambil karena bukan passionnya dan ga boleh sama pacar temen baik saya ini. Katanya kecantikan temen baik saya ini bukan konsumsi publik.
Yap, ga heran ya Allah menjadikan lelaki wajib gaudul bashar, alias menundukan pandangan.
Suatu hari rasul pernah jalan-jalan dg seorang pemuda. Mereka melihat seorang perempuan yang lewat. Dan rasul lalu langsung memalingkan pandangan pemuda tersebut.
Luar biasa, Allah menjadikan wanita begitu dilindungi bahkan dari pandangan kaum lelaki. Maka yuk ah, jadikan kecantikanmu bukan konsumsi publik. Bukan buat diumbar ah. Hati-hati pujian cantik itu juga akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak. Bukan ga boleh cantik ya. Islam ngajarin keindahan. Allah juga senang akan keindahan. Tapi bukan untuk diumbar yaa 🙂

From Bandung with Love, Dyka.