Belajar Jujur

Kemarin kemarin aku sempet marah sama temenku. Dia bikin aku kesel, ok sebetulnya yg salah sih bosku. Tapi yaa aku ga marah sama bosku. Aku kesel sama temenku. Aku bilang sama dia. Eh, ternyata sekarang dia yg balik ‘menjauh’ dariku. Mungkin dia kesel sama aku. Aku udah minta maaf, meskipun aku pun tahu aku kan ga salah. Being honest and sensitive is not a crime kan? Sebel deh, kaya kehilangan seseorang, deket tapi terasa jauh banget sekarang. Aku kaya tembok aja untuk dia sekarang.
Udah ah, aku telan aja. Mungkin jadi sensitif salah. Jadi terbuka juga salah. Tapi aku ga menyesal ko karna udah ngungkapin perasaanku. Aku mencoba jujur. Aku menyesal sih karena seharusnya aku bisa lebih sabar. Meskipun aku kan ga bikin salah. Aku akan belajar sabar aja. Aku doakan kamu selalu baik. Aku doakan kamu selalu sehat. Aku doakan kamu kebahagiaan. Aku anggap kamu temen baik loh padahal. Sedih deh kehilangan temen kaya kamu ๐Ÿ˜ฅ
Semoga aku ketemu temen yang lebih baik. Ya Allah, tapi aku ga mau kehilangan persahabatan ini. Aku akan stop egois deh. Aku akan bener2 ngehargain kamu dan orang lain. Ya Allah kuatkan aku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s