Mengurus Paspor Online #1

Assalamualaykum ww.

Senang sekali akhirnya sempat untuk membuka web ini lagi. Belakangan internet kantor kurang asik untuk diajak blogging. Selepas pulang ke rumah, sudah sangat lelah jadi aja beneran ga sempat blogging belakangan. Okay, dalam postingan saya kali ini saya akan membahas tentang PASPOR atau PASSPORT. Well, jadi paspor adalah sarana yang harus kamu punya untuk melihat dunia. Kalo ga punya paspor, kamu ga bisa pergi ke luar negara republik Indonesia.

Nah, di Indonesia, seneng banget deh kita bisa bikin paspor dengan cara pendaftaran online atau walk-in. Perbedaannya apa?

Untuk paspor online, pertama kali buka deh laman ini: web imigrasi ri. Setelah itu, kamu bisa isi data diri kamu. Lebih baik lagi, sebelum ngisi data diri, kamu baca dulu Petunjuk Pengisian Layanan Paspor Online. Nah, setelah kamu baca kamu bisa ikuti langkah berikut ini:

1. PENGISIAN DATA ONLINE

  1. Buka link ini: http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp
  2. Pilih Pra Permohonan Personal
  3. Pilih jenis permohonan sesuai kondisi. Kalo saya: Baru-Paspor biasa
  4. Pilih jenis paspor. Saya: Passport 48H
  5. Pilih lokasi kantor imigrasi. Yang dekat aja: Kanim Klas I Bandung (Katanya di Bandung ada 2, saya yang di jalan Surapati aja, karena lebih deket rumah.
  6. Isi semua data sesuai dokumen resmi (KTP dan KK).

Re-check lagi setiap halaman dan pastikan kamu punya koneksi internet yang baik. Saya kemarin pake internet kantor yang lagi galau, jadi beberapa data jadi aneh, ada yang ga ke-save dll. Dan sayangnya, kita ga bisa balik lagi untuk edit data diri lho. Saya juga ada beberapa kesalahan, entar deh nanya langsung aparat pas hari H.

Kemudian klik lanjut.

2. PEMBAYARAN

  1. Setelah pengisian data online selesai, akan dikirimkan email notifikasi ke email kita, dalam bentuk PDF. Print file PDF tersebut.
  2. Bayar sesuai jumlah tertera di bank BNI (melalui teller). Pembayaran harus dilakukan dalam jangka waktu 5 hari kerja. Untuk paspor biasa Rp 355 ribu, epassport Rp 655 ribu. Plus ada tambahan biaya administrasi Rp 5.000.
  3. Simpan bukti bayar. Di situ ada nomor jurnal bank juga. Bukti bayar ini penting banget!

3. KONFIRMASI KEDATANGAN

  1. Setelah membayar, balik lagi ke email notifikasi yang kita terima. Di situ ada link untuk melanjutkan. Silahkan di-klik.
  2. Masukkan nomor jurnal bank.
  3. Pilih lokasi dan jadwal kedatangan kita ke kantor imigrasi untuk foto dan interview.
  4. Setelah proses ini selesai, kita akan menerima email notifikasi kedua. Ada attachment dalam bentuk PDF berupa undangan dan form yang harus dilengkapi.

Kemarin, saya ga dapet email notifikasi pembayaran. Pasti dong saya kalap bin bingung. Nah, tenang aja, no worry. Kalau ada something wrong, langsung aja dateng ke Kanim terdekat, atau kirim email ke humas.imigrasi.go.id. Kamu curhat baik-baik dengan aparat, jangan emosi, kalau perlu pasang tampang memelas. *hehe, bercanda*

Kalau datang ke Kanim, jangan lupa bawa semua yang kamu punya: KTP, tanda bukti pembayaran, PDF billing bank yang pertama. Soalnya itu penting banget. Saya sih kemarin sampe nge-screen capture laman imigrasinya. Terus dateng pagi banget jam 7 sebelum Bapaknya dateng (doi dateng jam set 8, operasional dimulai jam set 8 untuk layanan informasi dan Passport walk-in). Well, saya menunggu dengan manis, karena ada permen, aqua gelas dan tontonan tv kabel yang ga akan bikin bosen. Jam set 8 saya menghadap, ternyata ada juga yang bernasib sama kaya saya. Pas ngadep, woles aja, cukup pasang tampang khawatir (kalo saya mungkin mengkhawatirkan karena saya nangis semaleman *lebai*). Nah, alhamdulillah wa syukurillah akhirnya atas kasih sayang dan rahmat Allah Swt, saya betul-betul dimudahkan. Proses cepat dan pelayanan pun sangat ramah. Intinya, jangan khawatir asal semua berkas kamu bawa, kamu bicara dg sopan dan baik, paspor kamu akan aman, uang kamu ga akan hangus pula. Saya cuma ditanya ada apa, terus dilihat bukti pembayaran bank, beliau minta 1 lembar bukti pembayaran, lalu beliau tanda tangan bukti yang lain, saya ditanya tanggal yang saya pilih, dan everything was done. Alhamdulillah. Jangan lupa bilang terima kasih yaa.

Alhasil, saya yang sudah ijin telat kantor, ternyata datang pagi banget. Haha. Alhamdulillah.

Sebelumnya saya sempat panik karena paspor ini penting banget untuk saya, untuk main, untuk umroh, naik haji, liat london bridge, ketemuan sama pangeran harry, nengokin kate middleton. Penting kan?

Kebayang kalo ga bisa ngurus paspor, kemarin saya juga takut bikin mama marah, kakak marah, jadi aja saya nangis. Nelpon imigrasi ga diangkat (mungkin mereka sibuk), jadi saya makin galau. Terlepas saya juga lagi super sensi karena sedang pms mungkin ya. Weleh-weleh. Dan tadi pagi (9 Agustus 2015), saya cek ternyata ada balasan dari humas imigrasi. Butuh waktu sehari untuk email-emailan dg humas imigrasi, katanya cukup minta kirim ulang email pra permohonan. Ternyata, alhamdulillah tadi saya coba, berhasil! Saya dapat PDF untuk dibawa ke Kanim nanti pada tanggal 18 Agustus 2015. Alhamdulillah. Ternyata semua proses butuh kesabaran ya?

Bersambung ya ke part selanjutnya 🙂

Sampai ketemu lagi setelah tanggal 18 Agustus 2015, merdeka!

Advertisements

One thought on “Mengurus Paspor Online #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s